WordpressPada umumnya penanganan multiple domain atau subdomain pada wordpress dapat ditangani oleh Wordpress MU, namun sebenarnya Wordpress biasa pun dapat meng-handle permaslahan tersebut, Misalnya dengan penggunaan Plugins Domain Mirror seperti pada bahasan sebelumnya. Namun Domain Mirror akan menghasilkan content yang sama pada tiap domain, dak terkadang cara ini tidak disukai oleh banyak pengembang web, khusunya yang memperhatikan SEO dan SERP pada halaman web miliknya.

Triks yang akan dikedepankan kali ini adalah dengan menggunakan satu engine Wordpress dengan men-share database, themes, dan plugins yang terdapat pada pada website tersebut.  Sekilas teknik ini mirip dengan penggunaan Wordpress MU, namun perbedaannya dengan Wordpress MU adalah penggunaan prefix tabel name yang berbeda yang disesuaikan dengan domain yang digunakan. Dengan menggunakan cara ini kita dapat lebih menghemat Space Hosting dengan hanya menggunakan sebuah wordpress saja, ilustrasi dari penggunaan teknik tersebut adalah ketika sebuah domain atau subdomain ditambahkan, Wordpress akan melakukan instalasi blog baru dengan menggunakan resource yang ada, namun akan membuat beberapa tabel baru dimana prefix name dari tabel tersebut disesuaikan dengan nama domain yang digunakan.

Hal yang harus dilakukan untuk dapat menggunakan Cara tersebut adalah dengan mengedit file wp-config.php dan mengubah nilai variabel $table_prefix menjadi lebih dinamis yang mereferensi dari domain yang digunakan, caranya adalah mengubahnya menjadi sebagai berikut.

.......
$table_prefix = ereg_replace('^(www\.)', '', $_SERVER['HTTP_HOST']);
$table_prefix = ereg_replace('\.', '', $table_prefix);
$table_prefix = $table_prefix . '_'; 
......

Dengan cara tersebut, maka setiap kali terjadi penambahan sub domain akan langsung dilakukan instalasi wordpress secara otomatis, dan kita tinggal diminta memasukan nama blog serta alamat email yang akan digunakan sebagai report dari web tersebut, kemudian instalasi akan memberikan password admin web tersebut yang digenerate secara random.

Blog Information

Jika proses preparing tersebut telah selesai, maka website pun siap untuk dikelola, tentunya dengan themes dan plugins yang dishare pada master website tersebut, namun properti yang dimiliki dapat dicustomize sedemikian rupa karena menggunakan tabel yang berbeda-beda walaupun masih dalam satu database. Hal yang perlu diperhatikan disini pun masih sama dengan Domain Mirror, yaitu dalam menentukan DOCUMENT_ROOT dari domain atau sub domain yang akan digunakan, agar share resource bisa dilakukan.