Mungkin cara ini dihindari oleh sebagian besar pengembang web dan blog karena dapat menurunkan peringkat web dimata Search Engine seperti google dll, karena mengindikasikan duplikat content pada website tersebut. Namun terkadang cara ini juga sangatlah dibutuhkan, misalnya untuk melakukan parking domain, atau site mirroring yang menuntut Sinkronisasi yang realtime antara suatu website dengan website lainya. Site Mirror yang dimaksud disini adalah sebuah website dengan domain yang berbeda namun memiliki content dan engine yang sama, atau lebih tepatnya satu website untuk banyak domain, yang akan lebih menghemat space hosting dan mempermudah perawatan dari kontent yang disajikan pada website.
Pada sebuah website yang menggunakan Wordpress sebagai engine-nya Site mirroring dapat dilakukan dengan cara yang sangat mudah, yaitu dengan memanfaatkan sebuah plugins yang bernama AA-Domain-Miror. Hal yang harus dilakukan terlebih dahulu adalah melakukan penyetingan Parking sebuah domain ke alamat website yang sudah ada sebelumnya, tentunya dengan menentukan letak DOCUMENT_ROOT yang sama dengan website tersebut. Setelah domain miror tersebut di-resolve-kan menuju hosting server dari web yang sudah ada sebelumnya tersebut, langkah berikutnya adalah mendownload plugins Domain Mirror untuk di pasangkan pada website yang sudah ada, plugins ini dapat di perolaeh secara gratis disini, tersedia dua versi dengan fitur yang berbeda. Upload dan ekstrak plugins tersebut kedalam folder wp-content/plugins/ pada server hosting website utama, kemudian active kan melalui Dashboard Administrator.
Plugins ini memungkinkan pemberian Site Tittle, Descriptions, dan Default URL yang berbeda pada masing-masing domain yang akan digunakan, meskipun content yang digunakan tetaplah sama. Pada Versi terbarunya yang masih beta version, plugins ini juga mensupport penggunaan themes dan tagline yang berbeda pada masing-masing domain. Konfigurasi yang dilakukan pun tidaklah sulit, bahkan tergolong sangat mudah, karena hanya memasukan properti-properti tertentu pada masing-masing domain yang akan digunakan.
General Options pada Wordpress
Input Properti domain Utama
Menambahkan Properti pada Domain Berikutnya.
Setelah memberikan properties pada masing-masing domain yang akan menggunakan website tersebut, click Tombol Update Options, agar option yang dimasukan terseimpan dan dapat langsung diterapkan pada website. Dan domain-domain tersebut pun sudah dapat menggunakan website tersebut, tanpa harus memasangkan banyak wordpress pada web hosting. Hal yang perlu mendapat perhatian lebih disini adalah pada saat customize pada Domain Pannel, untuk menentukan posisi DOCUMENT_ROOT


Selamat malam pak, comment perdana niy
Infonya sangat menarik sekali, untuk fasilitas domain mirroring ada cara yang untuk blogspot ga pak..terimakasih
Ricky
Businessman
kembali malam pak Ricky, senang sekali anda mau berkunjung ke blog saya, kalau di blogspot mungkin agak repot pak soalnya kita sama sekali gak punya wewenang buat memanage hosting kita..
tapi mudah-mudahan pihak blogspot semakin fleksibel buat ngasih servicenya pak..
searching akhirnya ketemu blog ini.
niat pingin domain mirror di blog saya tapi kok setelah baca tulisan ini jadi ragu klau ternyata bisa menurunkan peringkat dimata search engine.
thanx infonya.
bisa dipertimbangkan untuk masa yang akan datang…