CDN atau lebih dikenal dengan Content Delivery Network, merupakan sebuah tehnik yang biasa digunakan oleh pengelola website-website besar seperti Yahoo, Google, Facebook, Apple, dan lain-lain dalam pendistribusian kontent dari halam websitenya. Penggunaan CDN lebih di tujukan untuk mempercepat pengiriman content-content dari website kepada web browser para pengunjungnya dengan cara mendistribusikan content-content tersebut dalam sebuah infrastruktur jaringan yang tersebar dibeberapa wilayah atau node (biasanya mencakup benua). Dengan cara ini proses pengiriman content akan menjadi lebih cepat karena sistem dalam jaringan tersebut akan merujuk content server pada node yang terdekat dengan pengunjung, untuk mengirimkan kontent tersebut.
Bisa dibayangkan pengguna layanan dari website seperti Yahoo, Google, atau Facebook yang jumlahnya jutaan dan tersebar diseluruh penjuru dunia, jika content-content yang disajikan pada website hanya terpusat pada satu node server, mungkin website tersebut akan segera ditinggalkan oleh para pengguna layananya, karena waktu akses yang sangat lama. CDN sendiri biasanya merupakan sebuah layanan khusus dari sebuah web hosting, dan biasanya hanya web hosting yang besar dan memiliki infrastruktur jaringan yang luas dan tersebar dipenjuru dunia. Disamping penggunaan dari hosting service dalam penerapanya juga diperlukan penyesuaian pada sisi aplikasi yang akan digunakan, atau dengan kata lain website tersebut harus mensupport penggunaan service CDN.
CDN (Content Delivery Network atau Content Distribution Network) memang sangat relevan untuk diterapkan pada website-website yang memiliki layanan akses global seperti E-Commerce, Social Networking, Entertaiment, Gamming, dll. Dalam pendistribusianya CDN mensupport format-format content encoding seperti Windows Media Player, QuickTime, RealPlayer, MP3, Movie Media Player, Flash Media, dll. Disamping itu CDN juga mendukung penggunaan beberapa format kompresi seperti HTML, TEXT, JPG, PNG, GIF, SWF, dll. CDN juga dapat diimplementasikan pada beberapa protokol seperti HTTP, RTMP, dan FTP.
Gambar tersebut adalah ilustrasi pada pendistribusian content pada CDN, dimana pada tahap awal semua content akan ditempatkan pada server utama yang sekaligus menjadi control server. Kemudian akan dilakukan Content Mirroring pada tiap node dalam infrastruktur CDN tersebut, sehingga content pada server utama akan tersebar pada masing-masing node.
Pada saat penggunjung mengirimkan REQUEST sebuah halaman web kepada server control, server control akan merujuk kepada server mirror pada node yang terdekat dengan pengunjung tersebut, untuk mengirimkan content. Dengan cara ini perjalanan data akan menjadi lebih dekat, dan dapat meminimalkan delay pengiriman data yang berupa content tersebut.


misi kax, /me comment pertamaaaaaxxxxxxx
~~
Ooowh bgitu ya cara kerja dari Content Delivery Network.
Baru tau saiia..
artikle nya bermanfaat bos, makasih yah udah maen ke blog saya.
BTW, ga ikutan kontes seo yang di adain blogger riau bos?
mohon doa dan support nya aja bos biar bisa menang di kontes tersebut
misii um
numvang liad liad
belum begitu mudeng mas.. tapi makasih bnget pencerahannya
Sory pak Blm diaprove sabar ya..??
Btw, Mana nich Dukungannnya..??? Bisa Mampung gw kerja sendirian.. nich ada satu lagi kontes. sementara msh posisi 1, gak tau besok.. hehe.. hadiahnya 2 kali lipat lebih gede loch..
informasi yang menarik
Waduh,aku blum ngerti yang bginian..
Bahasanya terlalu advance..
mirip teknologi akamai nggak yah…
seperti ini ni…
http://en.wikipedia.org/wiki/Akamai_Technologies